Sadjak-Sadjak Sepatu Tua

Sadjak Sadjak Sepatu Tua None

  • Title: Sadjak-Sadjak Sepatu Tua
  • Author: W.S. Rendra
  • ISBN: null
  • Page: 186
  • Format: Paperback
  • None

    • Sadjak-Sadjak Sepatu Tua : W.S. Rendra
      186 W.S. Rendra
    • thumbnail Title: Sadjak-Sadjak Sepatu Tua : W.S. Rendra
      Posted by:W.S. Rendra
      Published :2019-05-09T20:27:04+00:00

    About " W.S. Rendra "

  • W.S. Rendra

    Willibrordus Surendra Broto Rendra b November 7 1935 is a famous Indonesian poet who often called by his friends and fans as The Peacock.He established the Teater Workshop in Yogyakarta during 1967 but also the Teater Rendra Workshop in Depok.His photo here shown Rendra in his room at 1969.Theatres Orang orang di Tikungan Jalan 1954 SEKDA 1977 Mastodon dan Burung Kondor 1972 Hamlet Translated from Hamlet by William Shakespeare Macbeth Translated from Macbeth from William Shakespeare Oedipus Sang Raja Translated from Oedipus Rex by Sophokles Kasidah Barzanji Perang Troya Tidak Akan Meletus Translated from La Guerre de Troie n aura pas lieu by Jean Giraudoux Poems Jangan Takut Ibu Balada Orang Orang Tercinta Empat Kumpulan Sajak Rick dari Corona Potret Pembangunan Dalam Puisi Bersatulah Pelacur Pelacur Kota Jakarta Nyanyian Angsa Pesan Pencopet kepada Pacarnya Rendra Ballads and Blues Poem Perjuangan Suku Naga Blues untuk Bonnie Pamphleten van een Dichter State of Emergency Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api Mencari Bapak Rumpun Alang alang Surat Cinta Sajak Rajawali Sajak Seonggok JagungShort Stories Pacar Seorang Seniman

  • 850 Comments

  • rendra adalah sebuah kemapanan puisi. sediakan minimal rp lima belas juta untuk mendengar rendra baca puisi secara live. tentu, tidak ada yang salah dengan itu semua. malah, inilah bukti. bahwa puisi tidak melulu tentang patah hati. puisi bisa menjelma menjadi malaikat mikail yang begitu dermawan kepada rendra. dan sekarang malaikat mikail-nya lagi diperebutkan oleh para penyair-penyair muda. -semoga saya tidak termasuk di dalamnya. biarkan malaikat mikail saya berwujud susu bubuk, sabun muka, a [...]


  • Puisi Mancuria sebagai pembuka buku kumpulan puisi milik Rendra ini sukses membuat saya bingung. Tidak terlalu mengerti apa maksud dibalik tulisan Rendra, saya coba meneruskan untuk membaca hingga puisi terakhir. Beberapa puisi bisa ditangkap maknanya tapi sebagian besar tidak. Saya mengulang lagi mengulangi bacaan saya dari awal hingga habis. Semua ini saya lakukan untuk berusaha lebih mengerti puisi-puisi Rendra.Usaha saya menemukan titik terangnya ketika saya membaca diskusi dengan topik Baca [...]


  • Untaian kata yang dirajut oleh Rendra bak sihir yang mempesona pembaca dan pendengarnya. Halah, apa pula ini. Mencoba merangkai kalimat indah tapi kok ya jadi agak aneh sendiri, serasa di tiap kalimat yang coba kususun itu selalu bermunculan bunga-bunga (fantasy mode on). Aku termasuk orang yang awam puisi yang hanya sedikit bisa membalas kiriman sms pantun othak-athik gathuk kalau nggak dikatakan maksa nyambung dari seorang teman ala orang sales yang lagi stress.Leading sementara di akhir mingg [...]



  • Di buku keempat karangan Rendra ini, terlihat kata-katanya lebih lugas dan matang. Lebih "dekat" keseharian kita.


  • " Waktu itu aku gemar memandang matamudan melihat diriku terkaca di dalamnya.Kelasihku,ada saat-saat kita tak berdaya bukan oleh duka tetapi kerna terharu semata.Mengharukan dan menyenangkan bahwa sementara kita tempuh hari-hari yang kerassesuatu yang indah masih berada tertinggal pada kita.Sangat mendebarkan menemukan satu bungayang dulu -- telah lamakitalah penanamnya."(diambil dari sajak JALAN SAGAN 9, YOGYA)" Lihatlah, kerinduanku, ya Allah.Kerinduan, kegemasan, damba dan pesona. Ungkaplah d [...]


  • bagian satu - sajak-sajak sepatu tua lebih bisa dinikmati daripada bagian dua - masmur mawar. mungkin karena bagian dua lebih bertema religi.



  • Membaca sajak-sajak Rendra bisa terhanyut, terbawa suasana yang digambarkan. Kerenn!Terimakasih buat Roos yang sudah berbaik hati dan bersusah payah sehingga aku dapat 'menikmati' buku ini.




  • Post Your Comment Here

    Your email address will not be published. Required fields are marked *